Terlempar dari 10 Besar di Tes Pramusim MotoGP 2023 Hari Ketiga, Fabio Quartararo Salahkan Kondisi Ban yang Buruk

Terlempar dari 10 Besar di Tes Pramusim MotoGP 2023 Hari Ketiga, Fabio Quartararo Salahkan Kondisi Ban yang Buruk

PEMBALAP Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo menyesali hasil tes pramusim MotoGP 2023 hari ketiga di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu 12 Februari 2023. Sebab, Fabio Quartararo terlempar dari 10 besar dan cuma mendiami peringkat ke-19 di tes pramusim tersebut.

Menurutnya hasil jelek itu pengaruh dari perubahan ban yang ditunaikan oleh timnya. Ia tak menyangka uji coba ban baru justru membawa dirinya menghadapi mimpi jelek kemarin MOTOGP .

“Kami punya banyak hal untuk dicoba. Sekali kembali saya memadai puas gara-gara ini yang kita minta, untuk menguji banyak bagian,” ucapnya dilansir dari Crash, Senin (13/2/2023).

“Kemudian kita memasang ban baru, dan itu adalah mimpi buruk. Jadi kita perlu melacak jelas mengapa bersama dengan ban baru kita amat jelek dan tidak sanggup membawa dampak kita melangkah maju,” tambahnya.

Selama dua hari sebelumnya, Fabio Quartararo memperlihatkan peningkatan yang bagus. Sayangnya, di hari ketiga ia justru melorot jauh juara motogp .

BACA JUGA:Kirim Psywar kepada Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo: Enea Bastianini Lebih Berbahaya!

Untuk diketahui, di hari pertama, Fabio Quartararo mendiami peringkat ke-11. Kemudian di hari kedua, Fabio Quartararo finis keempat.

Dalam dua hari itu, Fabio Quartararo puas bersama dengan performa motornya. Apalagi saat sukses raih top speed di angka 335,4 km/jam, sedikit lebih baik dari hari pertama (334,3 km/jam) Babatpost.com .

Tapi semua itu beralih di hari terakhir. Posisinya anjlok hingga peringkat 19. Dia berkata, penurunan vital justru terjadi saat mengganti ban baru.

Meski begitu, ia tak berkenan berlarut di dalam kegagalan. Pembalap Prancis itu dapat melacak solusi saat tes MotoGP 2023 paling akhir di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal pada 11-12 Maret mendatang.

“Tahun selanjutnya saat kualifikasi di sini kita terhitung kesulitan, namun itu bukan alasan kita tertinggal satu detik dan itu tidak nampak bagus, jadi mudah-mudahan di Portimao kita menemukan solusinya,” pungkasnya.

Leave a Comment